randomness word # 1

Katakan kepada cakrawala agar ia terus menggumpalkan awannya hingga menjadikan biru sebagai sesuatu yang minor.
 Dan aku akan tetap disini. 
-AWB-

Kita Yang Tak Bernama

( I )

kita menderu nafas makin menjadi

kita menindih hingga peluh tak kuat lagi mengisi

darah tumpah dan kita terkulai

menjelma bagai durjana yang terbang meninggal arang

tersisa rasa nyata yang hanya delusi semata

mereka pikir kita sedang apa

bermain cinta?

atau bermain kelamin dalam kolor  para dewa?

dan mereka akan berpikir ini sebuah nista?

otak mereka saja yang di padati dogma gila

 

(II)

kita meneduh mengusap semua sungkawa

kita menangis dalam ribaan purnama

darah tadi telah mengering di dalam badan mu

dan arang menghitam dalam genggamku

lalu kita ini sedang apa?

aku terus bertanya eros hanya tertawa

bermain rasa?

bermain gila dengan realita yang tak sadar telah tercipta?

dan kau anggap kita ini sedang apa?

atau mungkin kelak kita harus bertanya kita ini siapa


“Konsepsi manusia tentang tentang Tuhan adalah fantasi tentang Tuhan itu sendiri”

-Rekaman acara bedah buku "iman dan anti-theodise" Goenawan Mohamad-

Continue reading

Di Pagi Itu Semua Tak Sama Lagi

Di pagi itu semua tak sama lagi

ketika kekang begitu membelenggu dan  mempasi

menjinggalah saja aku disini

 

Dalam ribu gerak di jutaan mimpi

tetap saja surau di timur itu seakan tak memiliki arti

menjinggalah saja aku disini

 

Dan di pagi itu,

ketika mimpi tak seharusnya dimiliki atau dibeli

apakah kau akan kembali

dengan aria-aria yang kau teriakkan pada dunia?

ketika aku begitu naif  akan roman mu

dan aku tersudut disini  di dalam ketiadaan mu

apakah kau akan kembali

dengan segala kecintaanmu terhadap dunia?

 

Aku disini,

ingin membawa mu kembali di pagi yang tak pasi

jangan biarkan aku menjingga disini hingga mati

 

Ah,macam kau perduli


Quote#3

Jakarta 19-7-1966